link alternatif parisslot-🎖️link alternatif parisslot|XOXE88.COM

Dalam surat tersebut, PT diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLilink alternatif parisslotndungi untuk screening masuk kawasan kampus. Sementara LLDikti diimbau untuk melakukan pengawasan dan pelaporan kepatuhan prokes.

Untuk menaikkan harga tempe tahu itu kami kesulitan. Kami butuh bantuan pemerintah mengumumkan ke masyarakat kalau harga tempe dan tahu perlu naik, ujar Aip saat dihubungi wartawan, Kamis (17/2).Kesulitan yang dihadapi soal usulan kenaikan harga produk itu ialah karena para pengrajin tempe tahu telah lama bekerjasama dengan pedagang di pasar tradisional, sehingga tidak bisa langsung mematok harga naik.link alternatif parisslot

link alternatif parisslot-🎖️link alternatif parisslot|XOXE88.COM

Karena pengrajin pembuat tempe tahu di pasar tradisional sudah puluhan tahun berdagang dan kerja sama akan dimarahi kalau tiba-tiba harganya naik. Kami pun bukan pengusaha besar jadi perlu bantuan pemerintah, jelas Aip.Baca juga :NasDem Minta Kemendag Antisipasi Kenaikan Harga KedelaiAdapun usulan kenaikan tempe tahu di kisaran Rp500-1.000 per balok atau sekitar 500 gram. Hal ini dirasa tidak memberatkan para konsumennya.link alternatif parisslotUntuk harga kedelai yang dicatat Gakoptindo mengalami lonjakan. Per Desember 2021, harga di kisaran Rp8.500-9.000 per kilogram. Lalu, merangkak dari Januari dan Februari di kisaran Rp11.500 per kg.Tuntutan kami lainnya, kalau boleh harga kedelai stabil, jangan naik tiap dua hari sekali. Memang mengikuti harga dunia, tapi paling tidak stabil dalam sebulan, tegas Aip.

Berikutnya, tuntutan yang diminta pengrajin tempe tahu ialah stok kedelai lokal perlu ditingkatkan, ketimbang menyuplai dari impor.Adapun aksi mogok kerja produksi tempe tahu dilakukan serempak di berbagai wilayah Indonesia, utamanya di Pulau Jawa. Mulai dari Jabodetabek, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur. (OL-7)Baca juga:Kurikulum MBKM Beri Dampak Psikologis Pada MahasiswaDi sinilah pentingnya penyederhanaan kurikulum dalam bentuk kurikulum darurat. Nadiem menyatakan bahwa kurikulum darurat efektif memitigasi ketertinggalan pembelajaran pada masa pademi covid-19.

Efektivitas kurikulum dalam kondisi khusus semakin menguatkan pentingnya perubahan rancangan dan strategi implementasi kurikulum secara lebih komprehensif, ujar Mendikbudristek saat peluncuran Merdeka Belajar Episode 15 secara daring, Jumat (11/2).Ia menjelaskan, arah perubahan kurikulum yang termuat dalam Merdeka Belajar Episode 15 ini ialah struktur kurikulum yang lebih fleksibel dan fokus pada materi yang esensial.Kurikulum ini juga memberikan keleluasan bagi guru menggunakan berbagai perangkat ajar, serta aplikasi yang menyediakan referensi bagi guru untuk terus mengembangkan praktik mengajar secara mandiri.Keunggulan lain dari penerapan Kurikulum Merdeka ini adalah lebih relevan dan interaktif. Dalam hal ini, pembelajaran melalui kegiatan proyek akan memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta didik untuk secara aktif mengeksplorasi isu-isu aktual. Misalnya isu lingkungan, kesehatan, dan lainnya untuk mendukung pengembangan karakter dan kompetensi Profil Pelajar Pancasila.

Dalam pemulihan pembelajaran saat ini, satuan pendidikan diberikan kebebasan menentukan tiga kurikulum yang akan dipilih atau tidak dipaksakan.Pilihan pertama, Kurikulum 2013 secara penuh, pilihan kedua Kurikulum Darurat, yaitu Kurikulum 2013 yang disederhanakan, dan pilihan ketiga adalah Kurikulum Merdeka.

link alternatif parisslot-🎖️link alternatif parisslot|XOXE88.COM

Untuk itu, kata Nadiem, pemerintah akan menyiapkan angket untuk membantu satuan pendidikan menilai tahapan kesiapan dirinya menggunakan Kurikulum Merdeka.Tolong diingat bahwa kurikulum ini adalah opsi atau pilihan bagi sekolah, sesuai dengan kesiapannya masing-masing. Tidak ada transformasi proses pembelajaran kalau kepala sekolah dan guru-gurunya merasa terpaksa, kata Nadiem.Platform MerdekaMengajarPenerapan Kurikulum Mer deka dapat didukung dengan Platform Merdeka Mengajar. Platform Merdeka Mengajar menyediakan referensi bagi guru untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka.

Platform Merdeka Meng ajar disebut sebagai platform edukasi yang dapat menjadi teman penggerak untuk guru dalam mewujudkan Pelajar Pancasila. Intinya dalam Platform Merdeka Mengajar ini ada tiga fungsi, yaitu membantu guru untuk mengajar, belajar, dan berkarya, ujar Nadiem.Dalam mendukung guru mengajar, Platform Merdeka Mengajar menyediakan referensi bagi guru untuk mengembangkan praktikmengajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Saat ini tersedia lebih dari 2.000 referensi perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka.Platform Merdeka Meng ajar juga memberikan kesempatan yang setara bagiguru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya kapan pun dan di mana pun.Guru dapat memperoleh materi pelatihan berkualitas dengan mengaksesnya secara mandiri. Melalui video inspirasi, guru bisa mendapatkan beragam video inspiratif untuk mengembangkan diri dengan akses tidak terbatas, tuturnya.

Dalam menciptakan ekosistem kolaboratif dan meningkatkan efektivitas pembelajaran, Platform Merdeka Mengajar menggunakan Content Crowdsourcing, yang mana pengembangan konten berbasis kontribusi dapat di lakukan oleh semua pihak.Bagi satuan pendidikan dan pendidik yang kesulitan untuk mengakses internet, pan duan implementasi Kurikulum Merdeka dan modul-modul pelatihan akan disediakan dalam flashdisk.

link alternatif parisslot-🎖️link alternatif parisslot|XOXE88.COM

Kunci kemajuan pendidikan kita ketika guru-guru mengembangkan dirinya dan saling membantu pengembangan sejawatnya, kata Nadiem.Diapresiasi

Peluncuran Kurikulum Merdeka dan Platform Mer deka Mengajar pun mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak. Wakil Ke tua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyebut Kurikulum Merdeka merupakantransformasi pembelajar an yang penting, bukan saja dalam menghadapi pendidikan pascapandemi tapi juga untuk menghadapi situasi dunia yang terus berubah sesuai dengan perkembangan zaman.Saya percaya setiap anak itu unik, oleh karena itu pendekatan yang holistik fleksibel dan fokus pada kompetensi anak adalah kunci untuk mengembangkan anaksecara maksimal demi cita-cita yang ingin mereka raih, ujar Hetifah.Sambutan pun datang dari para guru, salah satunya Stevani Anggia Putri, guru kelasdi SDN 005 Sekupang Kota Batam.Dia mengatakan ha dirnya Platform Merdeka Belajar dan Kurikulum Merdeka menimbulkan perubahan di sekolahnya. Stevani mengaku lebih berkesempatan mengetahui minat, bakat, kebutuhan, dan kemampuan siswa.Semoga dengan penerapan Kurikulum Merdeka dan adanya platform Merdeka Meng ajar ini, kita bisa memberikan fasilitas dan pengajaran yang sesuai kebutuhan siswa untuk mencetak Pelajar Pancasila yang mampu bersaing di masa depan, pesannya. (Ifa/S2-25)Sebuah planet yang tenang dengan hembusan angin sesekali di mana dua kecepatan suara yang berbeda akan... Jumat 01 April 2022, 20:29 WIBMENJADI tunanetra, entah sejak lahir atau ketika dewasa, tak berarti harus terpuruk dalam kesedihan. Tak berarti juga harus terus bergantung pada orang lain. Tunanetra pada dasarnya sama dengan orang-orang awas yang bisa melihat dunia dengan jelas. Ketidakmampuan melihat tidak boleh menghentikan langkah mereka untuk mendapatkan pendidikan, meraih cita-cita, bekerja sesuai dengan minat, dan berkiprah di masyarakat.

Inilah yang menjadi perhatian Prof Dr Sidharta Ilyas, Nicolline Sulaiman, Roswita Singgih, Sulaiman M Sumita Kusuma, Lukman Nazir, Bambang Dasuki, dan beberapa penyandang tunanetra yang peduli dengan tunanetra saat memutuskan untuk mendirikan lembaga nirlaba Yayasan Mitra Netra pada 14 Mei 1991.Setelah mampu bertahan lebih dari 30 tahun, Yayasan Mitra Netra berkomitmen untuk terus mendukung para tunanetra menjadi manusia yang mandiri dan bermanfaat di masyarakat.

Tujuan yayasan ialah meningkatkan kualitas dan partisipasi tunanetra di masyarakat.Para pendiri yang kini sudah tiada dan tinggal tersisa Pak Bambang Dasukiconcerndengan para tunanetra saat itu tidak bisa bersekolah. Kalaupun bersekolah, fasilitasnya sangat minim, kata Aria Indrawati, Kepala Bagian Humas dan Ketenagakerjaan Yayasan Mitra Netra, pertengahan Januari lalu.

Yang menjadi perhatian para pendiri yayasan ialah para tunanetra mengenyam pendidikan di sekolah reguler, bukan sekolah khusus. Para pendiri Mitra Netra meyakini bahwa para tunanetra yang tak punya hambatan dengan kecerdasan sudah semestinya bersekolah di sekolah reguler. Mereka mengikuti kurikulum nasional sebagaimana anak-anak lainnya yang bukan tunanetra.Karena kurikulum sekolah khusus itu lebih rendah kalau dibandingkan dengan sekolah reguler. Jika bersekolah di sekolah khusus, tunanetra tersebut tidak mendapat stimulasi yang maksimal di bidang akademik, ujar Aria.

Aria berkaca pada pengalamannya sendiri. Dengan menyandang tunanetra sejak lahir, perempuan asal Semarang itu hanya bersekolah di sekolah khusus saat sekolah dasar. Begitu masuk SMP, dia melanjutkan sekolah di sekolah reguler hingga bangku perguruan tinggi.Menurut Aria, yang dibutuhkan para tunanetra sebetulnya ialah dukungan fasilitas memadai. Sekaligus menyiapkan mereka agar bisa bekerja masuk ke arus utama, bukan di pinggiran, ujar Aria.Itulah yang berusaha dijembatani Mitra Netra. Sepanjang 30 tahun perjalanan, Mitra Netra sudah berinovasi menyediakan dan mengembangkan banyak program untuk tunanetra di seluruh Indonesia.Mulai kursus komputer bicara berupa mengetik 10 jari, Microsoft Office, internet dasar, dan pemrograman komputer, hingga membangun perpustakaan yang menyediakan buku-buku aksesibel bagi tunanetra seperti buku Braille, buku audio, dan buku elektronik.

Buku-buku tersebut dapat diakses melalui situs pustaka digital mitra netra, yakniPustaka.mitranetra.or.id.Untuk anak tunanetra usia sekolah, Mitra Netra punya program pendampingan belajar seperti belajar matematika dan bahasa Inggris.

Di Mitra Netra juga ada kegiatan-kegiatan yang mendukung minat dan hobi tunanetra seperti kursus musik, ada English Club, klub teater, dan klub memasak. Namun, karena saat ini masih masa pandemi, sebagian kegiatan berjalan secaraonline,atau daring. Kegiatan yang tak bisa dijalankan secara daring untuk sementara ditiadakan.Mendampingi untuk mandiri

Setelah sempat berpindah-pindah tempat, sejak 2001 Yayasan Mitra Netra punya rumah sendiri, yakni sebuah bangunan dua lantai di atas lahan seluas kurang lebih 900 meter persegi di Jalan Gunung Balong II, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Di tempat inilah segala kegiatan dipusatkan, termasuk memproduksi buku Braille.Untuk membeli rumah ini, kami mendapat bantuan dari Belanda yang membiayai pembelian dan renovasinya, ujar Aria yang sudah 22 tahun bergabung dengan Yayasan Mitra Netra.

Tak bisa dimungkiri, menjadi tunanetra atau orangtua anak tunanetra tidaklah mudah. Banyak orangtua yang bingung dengan nasib anak mereka di masa depan. Tak sedikit tunanetra, terutama yang kehilangan penglihatan di usia dewasa, frustrasi dengan kondisi mereka.Mitra Netra memberikan pendampingan kepada keluarga agar mereka bisa menerima anak tunanetra itu dengan baik. Juga layanan konseling sebagai salah satu layanan dasar agar para tunanetra dapat berdamai dengan dirinya dan memiliki harapan untuk terus bekerja dan membangun karier setelah menjadi penyandang tunanetra.Kami berikan harapan bagi yang putus asa bahwa tunanetra juga masih punya masa depan asal difasilitasi. Lalu kami tunjukkan bukti-buktinya. Beberaparole modelyang sudah eksis di masyarakat, lanjut Aria yang sebelumnya aktif di Persatuan Tunanetra Indonesia.Organisasi ini juga turut memberikan layanan konseling hingga orientasi lingkungan agar tunanetra bisa bergerak secara mandiri dengan aman.

Namun, sesuai dengan misi, yakni memberdayakan, Mitra Netra tak mau para tunanetra terus bergantung pada mereka. Para tunanetra didorong untuk mandiri.Itulah energi kami lebih banyak tercurah untuk tunantera usia SD hingga SMA. Begitu mereka sudah duduk di bangku perguruan tinggi, mereka sudah lebih mandiri, sudah bisa mengambil keputusan sendiri, punya ide dan pemikiran sendiri sehingga dukungan Mitra Netra lebih minim, pungkasnya. (N-1)

Sebuah planet yang tenang dengan hembusan angin sesekali di mana dua kecepatan suara yang berbeda akan... Jumat 01 April 2022, 20:29 WIBBADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, sebagian wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan hari ini. Warga diminta tetap waspada dengan perubahan cuaca yang terjadi.Waspada potensi hujan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di Jakarta Barat, Selatan dan Jakarta Timur pada siang jelang sore hari, tulis BMKG dalam rilisnya, Jumat (18/2).

Pada siang hari, BMKG memprakirakan wilayah Jakarta Selatan akan turun hujan disertai petir. Sementara hujan dengan potensi sedang terjadi di Jakarta Barat, Pusat, Timur dan Jakarta Utara. Kepulauan Seribu diprakirakan berawan tebal.Sedangkan pada malam hari diprakirakan cuaca berawan di seluruh wilayah Jakarta. Saat dini hari, hujan intensitas sedang diprediksi turun di wilayah Jakarta Barat, Pusat dan Jakarta Utara. Sementara Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berawan tebal, Kepulauan Seribu berpotensi hujan ringan.

Iklan Bawah Artikel